Penerapan Metode Keteladanan sebagai Strategi Pembelajaran untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam

  • Abdul Hamid Kemenag Bangkalan
Keywords: Metode keteladanan, strategi pembelajaran, hasil belajar

Abstract

Artikel ini membahas tentang efektifitas penerapan metode keteladanan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan agama Islam. Metode keteladan sangat efektif, karena selaras dengan jiwa manusia yang berkecendrungan suka meniru atau meneladani kepada figur yang dianggap penting dalam hidupnya. Sebagaimana, kecendrungan peserta didik untuk meniru perkataan dan tingkah laku gurunya. Dalam menerapkan metode ini, keteladanan merupakan tujuan yang menjadi pertimbang utama. Memberi keteladanan bagi guru kepada peserta didik merupakan tujuan bukan sekedar alat. Dengan menjadikan keteladanan sebagai tujuan, maka guru menjadi target dalam menerapkan metode ini. Sedangkan peserta didik menempatkan guru sebagai sentral uswah yang hendak ditiru atau diteladani secara langsung dan dijadikan sebagai pengalaman nyata. Pengalaman nyata berupa keteladan dari guru akan membekas dan terinternalisasi dengan baik oleh peserta didiknya. Metode ini, lebih banyak kelebihannya daripada kekurangannya dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik untuk mata pelajaran pendidikan agama Islam. Dibuktikan dalam library research yang dijelaskan dalam artikel ini.

References

Abdullah Nasih Ulwan, Pedoman Pendidikan Anak dalam Islam, terj. Saifullah Kamalia & Hery Noer Ali, (Jakarta: Pustaka Asy-Syifa’, 1999)
Achmad Patoni, Metodologi Pendidikan Pendidikan Agama Islam, (Jakarta: PT. Bina Ilmu. 2004)
Armai Arief, Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam, (Jakarta: Ciputat Press, 2002)
Basyiruddin Usman, Metodologi Pembelajaran Agama Islam (Jakarta: Ciputat Pers, 2002)
Dick Walter, Lou Carey, James O.Carey, The Sistematic Design of Instruction, (New Jersey: Pearson, 2001)
E. Mulyasa, Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru, (Bandung : PT Remaja Rosdakarya, 2013)
F. Tjiptono, Strategi Pemasaran Modern, (Yogyakarta: Penerbit Andi, 2000)
Manan Idris, dkk. Pendidikan Agama Islam Untuk Perguruan Tinggi (UM Pres: Malang 2004)
Muhammad Irham dan Navan Ardy Wiyani, Bimbingan dan Konseling, (Yokyakarta: Ar-Ruzz Media, 2014)
Muhammad Qutb, Sistem Pendidikan Islam, terj. Salman Harun, (Bandung: PT. Al-Ma’arif, tt)
Muhaimin, Abdul Mujib, Pemikiran Pendidikan Islam, Kajian Filosofik dan Kerangka Dasar Operasionalnya, (Bandung: Trigenda Karya, 1993)
Nana Sudjana, Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar, (Bandung: Sinar Baru Algesindo, 2004)
Pearce II, John A. dan Robinson Richard B.Jr. Manajemen Strategis 10, (Jakarta: Salemba Empat, 2008)
QS. As-Shaf [61]: 3
QS. Al-baqarah [2]: 44
S. Nasution , Didaktife Asas-asas Mengajar, (Jakarta: Bumi Aksara, 2000)
Tim Dosen Ketamansiswaan, Materi kuliah ketamansiswaan, (Yogyakarta: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, 2014)
Wina Sanjaya, Perencanaan dan desain sistem pembelajaran, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2015)
-----------------, Strategi Pembelajaran; Berorientasi strandar proses pendidikan, (Jakarta: Penerbit Kencana, 2006)
Published
2020-12-30
Section
Articles