KONSEP DASAR PENDIDIKAN ISLAM DAN KARAKTER

  • Mahsun STAI Al-Hamidiyah Bangkalan
Keywords: Pendidikan Karakter, Pendidikan Agama Islam (PAI)

Abstract

Tulisan ini akan membahas tentang peran pendidikan agama Islam di sekolah dalam pembentukan karakter peserta didik. Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan salah satu pilar pendidikan karakter yang paling utama. Pendidikan karakter akan tumbuh dengan baik jika dimulai dari tertanamnya jiwa keberagamaan pada anak, oleh karena itu materi PAI di sekolah menjadi salah satu penunjang pendidikan keagamaannya, diajarkan al-Quran dan hadis sebagai pedoman hidupnya, diajarkan fiqih sebagai rambu-rambu hukum dalam beribadah, mengajarkan sejarah Islam sebagai sebuah keteladan hidup, dan mengajarkan akhlak sebagai pedoman prilaku manusia apakah dalam kategori baik ataupun buruk. Oleh sebab itu, tujuan utama dari Pembelajaran PAI adalah pembentukan kepribadian pada diri siswa yang tercermin dalam tingkah laku dan pola pikirnya dalam kehidupan sehari-hari. Yang demikian, menjadi nilai penting dalam membentuk karakter siswa sehingga terinternalisasi dengan baik ke dalam kedirian siswa. Oleh karena itu, keberhasilan pembelajaran PAI di sekolah salah satunya juga ditentukan oleh penerapan metode pembelajaran yang tepat yang harusnya dipakai oleh para pendidik.

References

WahyudiA. H, Nanang. 2008.”Tarbiyah, Ta’lim dan Ta’dib dalam Alquran dan As Sunnah”. http.//fokammsi, wordpress.com /2008/04/23/tarbiyah-ta’lim dalam Alquan dan Sunnah. Diakses pada 26 De 2010

Lentzner, Karin Ryding. 1977. Semantic and SyntacticAspects of Arabic prepositions. (Published Dissertation). Washington, DC: A Bell & Howell Company.

Achmadi. 1992. Islam sebagai Paradigma Ilmu Pendidikan. Yogyakarta:Aditya Media.

Permendiknas No 22 Tahun 2006, Tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Tingkat Dasar Dan Menengah.

Poerwadarminto, WJS. 1984. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: PN Balai Pustaka

Undang-undang tentang Sitem Pendidikan Naional. 2004. Jakata: Penebar Ilmu

Aly. Heri Noer. 1999. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Logos Wacana Ilmu

Munawwir, Ahmad Warson. 1997. Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap. Edisi Kedua. Surabaya: Pustaka Progresif

Djamal, Murni, dkk, 1984. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Departemen Agama RI, Direktorat Pembinaan Perguruan Tinggi Islam

Al-Isfahani, ar-Raqib.tt. Mu’jamul Mufradatil Fazbil Qur’an. Beirut: Darul Fikr.

Shihab, M. Quraish.1977. Tafsir al-Qur’anul Karim. Bandung: Pustaka Hidayah

Daradjat, Zakiah. 1992. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bui Aksara

Departemen Agama RI, Alquran dan Terjemahnya. Semarang: PT. Karya Toha Putra Semarang

An-Nawawi, Abdurrahman. 1979. Usulut Tarbiyatil Islamiyah wa Asalibiha Fil Baiti wal Madrasah wal Mujtama’. Beirut, Libanon: Darul Fikr Mu’asyir.

Al-Attas, Syekh Muhammad Naquib. 1994. Pendidikan Islam di Rumah, Sekolah, dan Masyarakat, (edisi terjemahan oleh Sihabuddin). Jakarta: Bulan Bintang

Ngator, Zaenul. 2009. “Ta’lim, Ta’dib, dan Tarbiyah”. http;//mimbarbaiturrahman.blogspot. Com/2009/01/talim-ta’dib, dan tarbyah.html. diakses pada 26 Desember 2010

Banawi, Imam dan Isa Amshari, 1991. Cendekiawan Muslim dalam perspektif Pendidikan Islam. Surabaya: Bina Ilmu

Aly. Heri Noer. 1999. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Logos Wacana Ilmu

Munawwir, Ahmad Warson. 1997. Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap. Edisi Kedua. Surabaya: Pustaka Progresif

Al-Jurjani,tt. At-Ta’rifat. Tunisia: Darel Tunisiyah

Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendiknas, Kerangka Acuan Pendidikan Karakter, 2010.

Undang-undang N0. 20 Tahun 2003, Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Abidin Ibnu Rusn, Pemikiran Al-Ghazali Tentang Pendidikan, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1998)

Kebijakan Nasional Pembangunan Karakter Bangsa Tahun 2010-2025.

Abdullah Nasih Ulwan, Pedoman Pendidikan Anak Dalam Islam, Terj Sefullah Kamalie Dan Hery Noer Ali, Jilid 2, (Semarang: Asy-Syifa, Tt)

Ali Abdul Halim Mahmud, Tarbiyah Khluqiyah Pembinaan Diri Menurut Konsep Nabawi, Terj Afifudin, (Solo: Media Insani, 2003)

Muhammad Jawwad Ridla, Tiga Aliran Utama Teori Pendidikan Islam Perspektif Sosiologis-Filosofis, Terj Mahmud Arif, (Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya, 2002)

Ahmadi, A. (2018). Eksistensi Media Sosial dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Santri. AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman, 1(1), 46-55.

Published
2021-03-31
Section
Articles