Penerapan Metode Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas V UPTD SDN Tramok 2 Kokop Bangkalan Tahun Pelajaran 2019/2020

  • Suhartini, S.Pd. UPTD SDN Tramok 2 Kokop Bangkalan
Keywords: PBL, matematika, Siswa

Abstract

Tujuan pelajaran matematika di Sekolah Dasar pada kurikulum 2006 (Depdikbud, 2006: 96) adalah agar siswa dapat menggunakan matematika dalam kehidupan sehari-hari dan mempelajari berbagai ilmu pengetahuan secara logis, rasional, kritis, cermat, jujur, dan efektif”. Sehingga pengetahuan pola pikir, sikap, dan keterampilan mampu mengatasi permasalahan yang dihadapi. Namun kenyataan di lapangan bahwa matematika merupakan salah satu pelajaran yang tidak disenangi siswa, termasuk di kelas V UPTD SDN Tramok 2 Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan bahwa pelajaran matematika dianggap sulit dan rumit. Kemampuan siswa dalam memecahkan masalah sangat rendah sehingga timbul kejenuhan dan sulit menganalisis soal cerita. Hal tersebut dikarenakan metode yang digunakan kurang relevan sehingga minat belajar siswa rendah. Kemudian metode PBL adalah metode yang mempunyai peluang untuk membangun kecakapan hidup life skill siswa. Sehingga siswa terbiasa mengatur dirinya untuk berfikir reflektif. Metode PBL juga diduga dapat meningkatkan kecakapan pemecahan masalah. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk mangadakan penelitian tentang “Penerapan Metode Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas V UPTD SDN Tramok 2 Kecamatan Kokop Bangkalan Tahun Pelajaran 2019/2020”. Bedasarkan pada hasil pembahasan dalam PenelitianTindakan Kelas (PTK) yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa metode Problem Base Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah matematika kelas 5 UPTD SDN Tramok 2 Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan. Hal ini didukung dengan hasil rata-rata nilai pre tes siklus I sebesar 60 dan siklus II sebesar 72, sedangkan nilai rata-rata pos tes siklus I sebesar 71 dan siklus II sebesar 78. Maka dengan demikian, dalam proses pembelajaran matematika siswa dapat memecahkan masalah secara kritis, serta dapat meningkatkan keaktifan dan kreatifitas siswa dengan maksimal.

Published
2020-12-31
Section
Articles