MENINGKATKAN MINAT BELAJAR KETERAMPILAN MENULIS PUISI MELALUI PENGGUNAAN MODEL GAMBAR ALAM PADA SISWA KELAS VI UPTD SDN KATOL TIMUR 1 KOKOP BANGKALAN TAHUN AJARAN 2020/2021

  • Sukiman, S.Pd UPTD SDN Katol Timur 1 Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan
Keywords: model gambar alam, siswa kelas VI, hasil belajar

Abstract

Menulis puisi merupakan bagian dari pembelajaran menulis sastra. Puisi ialah susunan karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan tersusun dengan mengkonsentrasikan semua kekuatan bahasa dengan struktur fisik dan srtuktur batin. Puisi sangat penting diberikan kepada siswa, karena sastra termasuk bahan harus diajarkan selain keterampilan berbahasa lainnya. Permasalahan pembelajaran menulis puisi sering ditemukan bahwa guru kesulitan dalam menyampaikan materi. Apalagi untuk peserta didik di UPTD SD Negeri Katol Timur 1 Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan khususnya pada kelas VI yang masih berpikir bahwa puisi adalah kata-kata sulit untuk dipahami. Hal tersebut diketahui bahwa dari 51 jumlah siswa memiliki nilai rata-rata rendah atau tidak memenuhi KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) dalam mata pelajaran bahasa Indonesia, sedangkan KKM di kelas VI dipatok dengan nilai 65, adapun nilai rata-rata siswa kelas VI tergolong rendah yaitu 60. Setelah dianalisis, dari beberapa himpunan nilai yang sangat kurang adalah dari keterampilan menulis puisi. Karena pembelajaran menulis puisi masih dilakukan dengan metode ceramah, sehingga siswa terkesan pasif dan mendengarkan saja. Oleh sebab itu kreativitas guru dalam menyampaikan materi serta penggunaan model pembelajaran sangat berpengaruh terhadap ketertarikan siswa dalam belajar. Berdasarkan uraian di atas maka peneliti ingin melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berjudul “Meningkatkan Minat Belajar Keterampilan Menulis Puisi Melalui Penggunaan Model Gambar Alam Pada Siswa Kelas VI UPTD SDN Katol Timur 1 Kokop Bangkalan Tahun Ajaran 2020/2021". Pemanfaatan media gambar alam ini pembelajaran diharapkan menjadi bervariasi sehingga tidak membosankan siswa. Penggunaan media gambar ini sebagai alternative untuk mengatrol minat belajar siswa. Kemudian setelah diadakan tindakan maka hasil yang diperoleh pada siklus I dalam respon siswa sebanyak 41%, siklus II sejumlah  61% siswa menyatakan senang, dan pada siklus III sebanyak 82% siswa menyatakan senang terhadap pembelajaran yang menggunakan model gambar alam. Kemudian pada hasil belajar keterampilan menulis puisi dalam siklus I terlihat 40% tuntas belajar, kemudian meningkat pada siklus II yaitu sebanyak 74% siswa tuntas, dan meningkat lagi pada siklus III menjadi 94% tuntas belajar dalam keterampilan menulis puisi. Maka tindakan pembelajaran diberhentikan pada siklus III.

References

Asrori, Mohammad. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: CV Wacana Prima.
Bromley, KD. Language Arts: Exploring Connections (Boston: Allyn and Bacon, 1992), p. 2.
Ita. 2020. Analisis pengembangan kemampuan bahasa anak kelompok A taman Kanak-kanak. Jurnal Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 3, 174–186. http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/al-athfaal.
Kunandar. 2008. Langkah Mudah Penelitian Tindak Kelas Sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta:PT Raja Grafindo Persada.
Rahmanto, B. 1988. Metode Pengajaran Sastra. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.
Sayuti, Suminto A. 2000. Semerbak Sajak. Yogyakarta: Gama Media.
Winda Gunarti. 2018. Metode pengembangan perilaku dan kemampuan dasar anak usia dini. Universitas Terbuka.
Selasih, Khanis. (Ed). 2015. Puisi {Poieo-Poem-Poetry. Jurnal Sastra Aksara. Surabaya.
Waluyo, Herman J. 1991. Teori dan Apresiasi Puisi. Jakarta: Erlangga.
Ratih, Rina. 2016. Teori Aplikasi Semiotik Michael Riffaterre. Yokyakarta: Pustaka Belajar.
Milan Riant. 2006. Pendekatan, Strategi dan Metode pernbelalar. Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jendral Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pusat Pengembangan Penataran Guru IPS dan PMP Malang.
Published
2022-06-30
Section
Articles