PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN PPKN MATERI MEWUJUDKAN SEMANGAT DAN KOMITMEN KEBANGSAAN DALAM KEHIDUPAN KELAS VIII-A SMPN 1 KOKOP BANGKALAN

  • Dra. Sumarni UPTD SMPN 1 Kokop Bangkalan
Keywords: Quantum Learning, PPKn, dan siswa

Abstract

Sampai sekarang siswa masih beranggapan bahwa mata pelajaran PPKN itu sangat sulit dan tidak menyenangkan, kesannya membosankan, merasa tertekan bahkan lebih seram lagi dikatakan menakutkan, seperti yang terjadi pada kelas VIII-A SMPN 1 Kokop Bangkalan pada tahun pelajaran 2020/2021. Dari 26 siswa yang terdiri dari laki-laki 14 orang dan 12 perempuan, maka dari jumlah keseluruhan hanya 12 atau 46% siswa yang mencapai KKM, sedangkan yang 56% belum mencapai KKM. sedangkan KKM dipatok dengan nilai 65. Oleh karena itu peneliti ingin memperbaiki hasil belajar siswa dengan melakukan pembelajaran dengan menggunakan Quantum Learning. Yaitu dengan peelitian berjudul “Penerapan Model Pembelajaran Quantum Learning Untuk Meningkatkan Pembelajaran PPKN Materi Mewujudkan Semangat dan Komitmen Kebangsaan Dalam Kehidupan Kelas VIII-A SMPN 1 Kokop Bangkalan”. Adapun hasil kegiatan tersebut diperoleh peningkatan hasil belajar siswa yang dibuktikan dengan hasil siklus I penguasaan materi pelajaran PPKN siswa atau hasil daya serap siswa rata-rata 70. Akan tetapi ketuntasan secara individu belum tercapai, sebab dari 26 siswa yang tuntas ada 16 siswa atau 61%, sedangkan siswa yang tidak tuntas ada 10 siswa. Oleh sebab itu masih diperlukan perbaikan pada siklus berikutnya, untuk mengatrol dan mengaktifkan siswa, yaitu dengan kembali menggunakan teknik model pembelajaran Quantum Learning, perhatian guru pada semua kelompok ditingkatkan, serta suara dan pengelolaan guru juga ditingkatkan. Maka hasil kegiatan pada siklus 2 tingkat penguasaan materi cukup berhasil. Hal ini ditandai dengan hasil analisis tingkat penguasaan materi pelajaran PPKN siswa atau hasil daya serap siswa rata-rata 80. Ketuntasan secara individu dari 26 siswa yang tuntas ada 22 siswa atau 84%, sedangkan siswa yang tidak tuntas hanya ada 4 siswa atau 14%. Kegiatan pembelajara berhasil. Ketuntasan telah mencapai standar, maka dianggap telah cukup dan tidak dilanjutkan lagi pada siklus berikutnya atau pembelajaran diakhiri.

 

References

Amir, Taufiq, M .2009. Inovasi Pendidikan Melalui Problem Based Learning: Bagaimana Pendidik Memberdayakan Pemelajar Di Era Pengetahuan. Jakarta: Prenada Media Group.
Arikunto, S. 2002. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Arikunto, S 2002. Prosedur Penelitian, Pendekatan Suatu Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Djiwandono, M. Soenardi. 1996. Tes bahasa dalam pengajaran. Bandung: Penerbit ITB.
Depdikbud. 2002. Petunjuk Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Depdikbud.
DePorter, Bobbi & Mike Hernacki. (2000).Quantum Learing Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan. Bandung: Penerbit Kaifa.
Dimyati dan Moedjiono. 2003. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rieneka Cipta.
Ekayanto, Rachmad. 2011. Peningkatan Hasil Belajar PKn Melalui Model Quantum Learning Bagi Siswa Kelas IV di SDN Sidomulyo 08 Kecamatan Silo Jember Semester Dua Tahun 2011/2012. PTK Tidak Diterbitkan. Jember: SDN Sidomulyo 08.
Gino, J. 2000. Belajar dan Pembelajaran. Surakarta: UNS Press.
Hilda Karli. 2012. Model Pembelajaran untuk Mengembangkan Keterampilan Berpikir. Jurnal: Pendidikan Penabur. 18. Tahun ke-11.
Miftahul A’la. 2010. Quantum Theaching. Jogjakarta: DIVA Pres.
Nurhadi, Ali .2016. Profesi Keguruan : Menuju Pembentukan Guru Profesional. Kuningan, Jawa barat : Goresan Pena. ISBN 978-602-364-117-8
Slameto, 2003. Metode Pembelajaraan. Jakarta: Rieneka Cipta.
Sudirman, A. 2000. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar.Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Oemar Hamalik. 1995. Kurikulum dan Pengajaran. Bandung : Bumi Aksara.
Sugandi. (2004). Teori Pembelajaran. Semarang: Unnes Press.
Syaiful Bahri Djamarah. 2002. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Udin S. Winataputra, dkk. 2003. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.
Ahmadi, A. (2018). Eksistensi Media Sosial dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Santri. AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman, 1(1), 46-55.
Published
2020-06-30
Section
Articles