PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MEDIA BANGUN RUANG MULTIWARNA (BARUNA) PADA SISWA KELAS V UPTD SDN BANDANG LAOK 1 KECAMATAN KOKOP KABUPATEN BANGKALAN

  • Mohamad Fausi, S.Pd. UPTD SDN Bandang Laok 1 Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan
Keywords: media Baruna, matematika, dan siswa

Abstract

Proses belajar mengajar matematika sampai saat ini masih menjadi pembelajaran yang tidak disukai sebagian siswa. Karena pelajaran matematika dianggap pelajaran yang sulit, sehingga siswa cenderung merasa takut, bosan dan kurang bersemangat dalam menerima pelajaran matematika. Maka untuk mengubah peneliti mempunyai gagasan dengan penggunaan berbagai metode atau media-meia baru dalam pembelajaran sehingga lebih menarik perhatian siswa. Maka kemudian dilakukan penelitian dengan judul “Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Media Bangun Ruang Multiwarna (Baruna) Pada Siswa Kelas V UPTD SDN Bandang Laok 1 Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan”. Terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada submateri unsur dan sifat bangun ruang yaitu sebelum tindakan sejumlah 6 siswa, kemudian siklus I menjadi 11 siswa, kemudian naik lagi di siklus II yaitu menjadi 15 yang tuntas. Pada submateri jaring-jaring bangun ruang yaitu sebelum tindakan hanya 5 siswa menjadi 1 siswa pada siklus II, dan naik lagi pada siklus II menjadi 14 anak yang dinyatakan tuntas. Sedangkan untuk volume bangun ruang juga terdapat peningkatan dari 3 siswa menjadi 9 pada siklus I, dan pada siklus II menjadi 14 siswa yang mencapai nilai atas KKM. Maka berdasarkan hasil yang signifikan tersebut dapat disimpulkan bahwa Media Bangun Ruang Multiwarna (Baruna) dapat meningkatkan belajar matematika kelas V.

References

Ali Moh. (2002). Guru Dalam Proses Belajar Mengajar. Makalah disampaikan dalam Seminar Pendidikan.
Depdiknas, 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional.
Johar, Rahmah. 2001. Konstruktivisme Atau Realistik? Seminar Nasional Realistic Mathematics Education (RME). Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Surabaya.
Lestari. (2013). Peningkatan Prestasi Belajar Matematika tentang Perkalian Melalui Batang Napier pada Siswa Kelas IIIB SDN Kembangbilo I Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2013/2014. PTK Tidak Diterbitkan. Tuban: SDN Kembangbilo I.
Muhsetyo, Gatot. 2001. Modul Matematika Bilangan Rasional (Bahan Inservice Training Kelompok Kerja Guru (KGG) Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Propinsi Jawa Timur 2001). Lembaga Pengkajian Agama Dan Masyarakat (LPAM) Surabaya.
Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil.
Suharta, I. Gusti Putu. 2001. Pembelajaran Pecahan Dalam Matematika Realistik. Seminar Nasional Realistic Mathematics Educations (RME). Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Surabaya.
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
UU No 20 Tahun 2003 tentang SISDIKNAS (Sistem Pendidikan Nasional).
Utami (2013). Peningkatan Prestasi Belajar Matematika Konsep Bangun Datar Melalui Model Realistic Mathematics Education Pada Siswa Kelas III B SDN Tanen Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung Tahun 2013. PTK Tidak Diterbitkan. Tulungagung: SDN Tanen.
Ahmadi, A. (2018). Eksistensi Media Sosial dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Santri. AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman, 1(1), 46-55.
Published
2020-06-30
Section
Articles