PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN KARAKTER PADA PELAJARAN PPKn MATERI PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL (CTL) DI KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 3 BANGKALAN

  • Solihah SMA Negeri 3 Bangkalan
Keywords: Kualitas Pendidikan Karakter, CTL

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas proses pendidikan karakter dan peningkatan kualitas hasil pendidikan karakter pada mata pelajaran PPKn materi Pelanggaran Hak Asasi Manusia dengan menggunakan strategi pembelajaran kontekstual (CTL) di Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 3 Bangkalan. Penelitian ini dilaksanakan  pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 yaitu pada bulan Agustus  2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Subjek penelitiannya siswa kelas  Kelas XI IPS 1 SMAN 3 Bangkalan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes.Teknik Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran kontekstual (CTL) dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil pendidikan karakter pada pembelajaran PPKn materi Pelanggaran Hak Asasi Manusia. Peningkatan kualitas proses pendidikan karakter ditunjukkan dengan adanya peningkatan prosentase aktivitas siswa dari siklus I ke siklus II yaitu: (1) mendengarkan meningkat sebesar 35,72%, (2) mengamati meningkat sebesar 25%, (3) mencatat meningkat sebesar 42,86%,(4) bertanya meningkat sebesar 14,29%, (5) mengungkapkan pendapat meningkat sebesar 39,29%, (6) bekerja sama meningkat sebesar 32,14%, (7) mengerjakan perintah guru meningkat sebesar 39,28%, (8) tampil di kelas meningkat sebesar 17,85%. Peningkatan kualitas hasil pendidikan karakter ditunjukkan dengan adanya peningkatan prosentase tampilnya karakter siswa dan hasil belajar PPKn materi  Pelanggaran Hak Asasi Manusia siswa. Peningkatan prosentase karakter yang tampil selama proses pembelajaran dari siklus I ke siklus II yaitu: (1) kesadaran akan hak dan kewajiban diri meningkat sebesar 39,28%, (2) menghargai keberagaman meningkat sebesar 32,14%, (3) demokratis meningkat sebesar 39,28%, (4) tanggung jawab meningkat sebesar 35,71%, (5) kemandirian meningkat sebesar 10,71%, (6) keingintahuan meningkat sebesar 39,29%. Peningkatan kualitas hasil belajar PPKn materi Pelanggaran Hak Asasi Manusia ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata nilai tes pada siklus I sebesar 70,64 dengan ketuntasan klasikal 57,1% sedangkan pada siklus II sebesar 75,21 dengan ketuntasan klasikal 82,14%.

 

Kata Kunci : , 

References

Abdul Majib dan Dian Andayani.(2011). Pendidikan Karakter Prespektif Islam. Bandung: PT Remaja Eosdakarya.
Althof, W. dan Berkowits, M.W.(2006). Moral Education and Character Education: Their Relationship and Roles in Citizenship Education.
Journal of Moral Education. Vol 35, No 4 Desember,pp.495-518.
Azyumardi Azra. (2002). Paradigma Baru Pendidikan Nasional: Rekonstruksi dan Demokratisasi. Jakarta : Kompas.
Cholisin.(2000).Materi Pokok Ilmu Kewarganegaraan-Pendidikan Kewarganegaraan. Yogyakarta: UNY Press
Darmiyati Zuchdi. (2011). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Teori dan Praktik. Yogyakarta : UNY Press
Doni Koesoema A. (2007). Pendidikan Karakter. Jakarta: PT Grasindo.
Dwi Siswoyo, dkk. (2007). Ilmu Pendidikan. Yogyakarta : UNY Press.
Kemendiknas. (2010. a). Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Pertama. J akarta: Ditjen Dikdasmen.
........................(2010. b). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Pedoman Sekolah.Jakarta: Pusat Kurikulum Balitbang.
.......................(2010. c). Panduan Pelaksanaan Pendidikan Karakter di SMP.
Jakarta: Ditjen Dikdasmen.
Lexy Moleong.(2007). Metode Penelitian Kuantitatif Cetakan keempat.Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Masnur Muslich. (2011). Pendidikan Karakter Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Jakarta : Bumi Aksara.
Pardjono, dkk. (2007). Panduan Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta:
Lembaga Penelitian UNY.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 22 tahun 2006 tentang Standar Isi
untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 41 tahun 2007 tentang Standar
Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Rahmat Mulyana.(2004).Mengartikulasi Pendidikan Nilai. Bandung: Alfabeta.
Ronny Kountur. (2003). Metode Penelitian: untuk Penulisan Skripsi dan
Tesis. Jakarta. PPM
S Nasution. (2003). Metode Research: Usul Tesis, Desain Penelitian,Hipotesis, Validitas, Sampling, Populasi, Observasi, Wawancara,Angket Cetakan keenam. Jakarta: Bumi Aksara.
Samsuri. (2011). Pendidikan Karakter Warga Negara. Yogyakarta: Diandra
Pustaka Indonesia.
Ahmadi, A. (2018). Eksistensi Media Sosial dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Santri. AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman, 1(1), 46-55.
Ahmadi, A. (2019). KONSEP BELAJAR BERSAMA ALAM DALAM PENDIDIKAN FORMAL PERSPEKTIF ALQURAN. AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman, 2(2), 80-98.
Published
2022-03-31
Section
Articles