PERMAINAN KERRABAN SAPE BERBASIS STEAM UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MANFAAT GAYA PEGAS DAN GAYA GESEK PESERTA DIDIK KELAS IV SDN BURNEH 5 KABUPATEN BANGKALAN

  • Juhairiyah UPTD SD Negeri Burneh 5
Keywords: kerraban sape, STEAM, manfaat gaya

Abstract

Proses pembelajaran yang tekstual memberikan ruang sempit terhadap daya nalar peserta didik. Permainan kerraban sape memberikan pengalaman belajar kontekstual sehingga peserta didik memahami dan dapat mengaplikasikan konsep manfaat gaya pegas dan gaya gesek. Penelitian permainan kerraban sape menggunakan metode research and development (R&D) four D . Sebelum penggunaan permainan kerraban sape dalam proses pembelajaran prosentase ketuntasan belajar paserta didik pada tes awal hanya 26,92% dan tidak pernah merakit. Setelah aplikasi permainan kerraban sape, didapatkan hasil 73% dari jumlah peserta didik sudah terampil merakit kaleles dan meningkatnya prosentase ketuntasan belajar pada tes akhir sebesar 96%. Hal terpenting yang dicapai dalam proses pembelajaran mengunakan permainan kerraban sape peserta didik dapat menemukan konsep, jika gaya pegas dan gaya gesek sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan pencapaian tersebut dapat disimpulkan bahwa pemilihan permainan kerraban sape pada pembelajaran berbasis STEAM mampu meningkatkan pemahaman konsep gaya pegas dan gaya gesek peserta didik di kelas IV SDN Burneh 5 Kabupaten Bangkalan.

References

Cresswell, W. John. 2010. Research Design. Cetakan pertama (edisi ketiga). Yogyakarta : Pustaka Belajar.
Four-D Model (Model Pengembangan Perangkat Pembelajaran dari Thiagarajan, dkk).https://bustangbuhari.wordpress.com/2011/08/25/four-d-model-model-pengembangan-perangkat-pembelajaran-dari-thiagarajan-dkk/ 25 Agustus 2011
Nur, H. (2013). Membangun karakter anak melalui permainan anak anak. Jurnal Pendidikan Karakter, (1). Revolusi industri 4.0 dan dampaknya terhadap pendidikan di Indonesia dalamhttp://fkip.ums.ac.id/wpcontent/uploads/sites/43/2018/12/Revolusi-Industri-4.0-dan-Dampaknya-terhadap-Pendidikan-di-Indonesia-Dr.-Sukartono.doc/agustus 2018
Nurhadi, Ali (2016) Profesi Keguruan :Menuju Pembentukan Guru Profesional. Goresan Pena, Kuningan, Jawa barat. ISBN 978-602-364-117-8
Syamsudin, Muhammad.2019.History of Madura.Cetakan pertama.Yogyakarta.Araska .
Setyosari, H. P. (2016). Metode penelitian pendidikan & pengembangan. Prenada Media.
Widodo, T., & Kadarwati, S. (2013). Higher order thinking berbasis pemecahan masalah untuk meningkatkan hasil belajar berorientasi pembentukan karakter siswa. Jurnal Cakrawala Pendidikan,
Ahmadi, A. (2018). Eksistensi Media Sosial dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Santri. AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman, 1(1), 46-55.
Published
2021-11-06
Section
Articles