PENINGKATAN KEMAMPUAN BERARGUMENTASI DAN HASIL BELAJAR DENGAN METODE DEBAT AKTIF MATERI PERKEMBANGAN FAHAM BARU DAN MUNCULNYA PERGERAKAN NASIONAL INDONESIA PADA SISWA KELAS XI IPS 2 SMA NEGERI 4 BANGKALAN TAHUN PELAJARAN 2019/2020

Keywords: peningkatan, argumentasi, hasil beajar, debat aktif

Abstract

Berdasarkan observasi awal selama proses pembelajaran sebelumnya, terlihat masalah kemampuan berargumentasi siswa masih kurang efektif, kurangnya kemampuan berargumentasi disebabkan ketika pembelajaran terlalu didominasi oleh guru. Siswa hanya diam dan tidak berani memberikan argumentasinya terhadap materi yang diberikan. Siswa hanya mendengarkan saja apa yang disampaikan oleh guru tanpa mengetahui makna dari materi yang disampaikan. Oleh karena itu, sebagai guru  mencoba melakukan upaya untuk menciptakan proses belajar mengajar yang lebih efektif dengan menerapkan metode debat aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 4 Bangkalan dalam meningkatkan kemampuan berargumentasi dengan metode debat aktif pada  materi Perkembangan Faham Baru dan Munculnya Pergerakan Nasional Indonesia. Penelitian dilaksanakan sebanyak dua siklus, yang didalamnya terdapat empat tahapan, yaitu perencanaan (planning), tindakan(acting), pengamatan(observing), refleksi(reflecting). Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2019/2020 dengan subyek penelitian siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 4 Bangkalan yang berjumlah 25 orang. Dari hasil analisis data dapat disimpukan bahwa aktivitas pembelajaran yang dilakukan guru dari siklus I pertemuan 1 dan 2 dan siklus II pertemuan 1 dan 2 mengalami peningkatan yaitu siklus I pertemuan 1 dengan nilai rata-rata 2,48 (kurang) ,pertemuan ke-2 nilai rata-ratanya 2,61 (baik) dan pada siklus II  pertemua 1 dengan nilai rata-rata 2,63 (kategori baik) dan pada pertemuan ke-2 dengan nilai rata-rata 3 (kategori baik). Aktivitas siswa selama pembelajaran mengalami peningkatan, pada siklus I pertemuan 1 sebanyak 64% (kategori baik), pada siklus I pertemuan ke-2 sebanyak 76% (kategori baik) dan pada siklus II pertemuan 1 sebanyak 76% (kategori baik), pada siklus II pertemuan ke-2 sebanyak 88% (kategori baik). Metode debat aktif  juga dapat meningkatkan kemampuan berargumentasi siswa atau ketuntasan belajar siswa, hasil tes pada siklus I ketuntasan klasikalnya 68% pada siklus II ketuntasan klasikalnya meningkat menjadi 88%.

References

Ardi, Santoso. 2004. Menang Dalam Debat. Semarang: Elfhar.

AM Sardiman.2006. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Arikunto, Suharsimi. 2009. Penelitian Tindakan Kelas.Jakarta: Bumi Aksara.

Arpannudin, I., Abdulkarim, A., & Bestari, P. 2015. Pengaruh media video dengan pendekatan saintifik dalam pembelajaran PKn terhadap sikap antikorupsi siswa di SMAN 8 Bandung. CIVICUS, 19(1), 57–72.

Arif Muhammad, 2016. Peningkatan Kemampuan Bertanya Melalui Merode Debat Aktif Siswa Kelas VIII D SMP N 2 Banguntapan Bantul. Jurnal Prodi Teknologi Pendidikan Vol. V Nomor 5 Tahun 2016.

Hamalik, O. 2010. Proses belajar mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Hisyam, Zaini. 2008. Strategi Pembelajaran Aktif. Yogyakarta: Pustaka Insan Madani.

Kurniasih dan Sani Berlin. 2016. Ragam Pengembangan Model Pembelajaran untuk Peningkatan Profesioanalitas Guru. Kata Pena.

Nurdin, Makmur. 2017. Penerapan Metode Debat Aktif untuk Meningkatkan Kemampuan Berdiskusi Siswa dalam Konsep Dasar PKN, Jurnal Publikasi Pendidikan Nomor VI Volume 1 Hal.2, Diakses Tanggal 3Maret 2017.

Nurhadi, Ali. 2016. Profesi Keguruan :Menuju Pembentukan Guru Profesional. Kuningan Jawa barat; Goresan Pena.

Tilaar, H. A. R. 2013. Media pembelajaran aktif. Bandung: Nuansa Cendekia.

Silberman, Melvin L.2013. Active Learning:101 Cara Belajar Siswa Aktif.Bandung:Nuansa Cendekia.

Wiradiani. 2014. Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Kontekstual dengan Model Diskusi Kelompok Debat Terhadap ketrampilan berpikir Kritis dan Pemahaman Nilai-Nilai Anti Korupsi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Singaraja. Skripsi (tidak diterbitkan) Jurusan Sejarah Undiksha Singaraja.
Published
2021-03-31
Section
Articles